Sunday, June 29, 2014

Menunggu

Terlalu banyak waktu terpakai
Sampai habis cara mencoba
Segala arah sudah kulewati
Tak juga bertemu
Beberapa sempat kukira kau
Namun selalu teryakinkan bahwa ternyata bukan
Lalu lelah dan muak mengumpul di benak
Tak kan mencari lagi
Terlalu bosan dengan berharap dan kecewa
Menghilangkan ceria hidup saja
Jadi biarlah aku di sini menikmati hidup
Mencoba meraih yang sempat kuabaikan
Kau saja yang mencariku
Bukankah kumbang yang datang pada bunga
Aku hanya akan menunggu

Senin pagi di akhir bulan Juni..

Friday, June 27, 2014

Teringat padamu

Malam ini terkenang lagi bayangmu
Yang dulu membuatkan tak tenang
Yang sempat menumbuhkan sesal
Karena ku pergi meninggalkan
Yang hingga kini masih kurekam jelas
Dalam berbagai cerita kenangan
Dengan detail tak terlupakan
Karena terlalu sering kuputar ulang
setiap aku merindukan
Atau..
Mungkin karena untuk kesekian kali
Aku hanya menemukan pengecut
Yang tak berani mencintai
Atau terlalu takut mencari tahu isi hati
Mungkin juga aku hanya muak
Pada basa basi menjebak
Menahanku pada zona nyaman tanpa jaminan
Tak berani menggenggam tanganku melangkah ke depan
Tak juga berani menjauhkan jarak melepas akrab
Mungkin aku hanya teringat
Dulu selalu ada kamu
Yang tak malu meneriakkan rasa padaku
Melemparkan senyum dari jauh
Walau tak sedikitpun pandangku padamu
Yang tak pergi walau kuperlihatkan jengahku
Tak gentar menghadapi dinginku
Hingga waktu dan tempat membuatmu menyerah dan berlalu
Menyisakan sesal yang entah sejak kapan ada
Karena terlambat kusadari rasaku
Itu memang sudah berlalu
Mungkin aku hanya teringat padamu

Menyalin ulang tulisan tangan di suatu malam ketika aku merindukan kisah SMAku

Monday, June 23, 2014

Poster

Menemukan poster di meja teman
Itupun membawa anganku padamu
Kemudian sengaja menghitung waktu
Yang mampu terlewati tanpa menyapamu
Sedikit bangga dengan itu
Mungkin rasa itu pun akan bisa kulewatkan
Sekonyong tanya menghampiri benak
Ketika hilang semua kemungkinan itu
Salahkukah?
Yang seolah pergi di titik paling hangat
Dan membiarkan semuanya mendingin lagi
Sungguh aku tak bermaksud pergi
Hanya ingin mencobai
Gamang saat hangat membuncahkan harap
Menunggu gelagat penegasan darimu
Tapi hanya menemukan gagumu
Lelah menahan ragu
Jadi biarlah aku kehilangan hangat semu itu

Jakarta, 26 Juni 2014
Sebelum tidur, teringat tadi siang kuminta poster itu, untukmu..

Sunday, June 15, 2014

Hai kamu

Hai kamu..
Perjumpaan setelah lama tak bertemu
Kupastikan masih tatapmu tertumbuk padaku
Tatapan yang masih tak dapat kuartikan
Lalu kuputuskan tak kan kuabaikan
Di waktu lalu sudah kutetapkan untuk tak lagi menunggumu
Tak lagi mencoba mencari tahu rasamu
Mungkin hatiku berharap
di luar sana seseorang menungguku
Atau..
Jika tak ada seorang pun di luar sana
Jika hanya akan ada kamu untukku
Maka aku akan ada ketika kau mencariku
Tapi bukan berarti aku menunggumu..

Minggu, 15 Juni, sepulang ibadah sore..

Sunday, June 1, 2014

Teman

Lama ruang hati terkosongkan
lelah menanti isyarat yang tak kunjung dinyatakan
lalu menyerah dalam diam
kemudian melintas dia yang juga sendiri
mulai merangkai cerita

Tak sekedar melempar tanda rasa
beberapa kali juga berjumpa untuk menjajal rasa
hingga kaku berlalu dan kita jadi teman
waktu ke waktu dan kita masih jadi teman
entah sampai kapan
hatiku menuntut lebih jauh
Kamu merasa nyaman dalam zona teman
Kucoba cukup dengan berteman
ternyata hanya membiarkan harap tumbuh
lalu kukurangi kadar percakapan
Kecewa, kau tak tampak keberatan
hingga akhirnya kuhentikan semuanya
Tak ada lagi obrolan tak penting berlama-lama
Tak ada lagi canda tak lucu yang tetap menuai senyum
Tak ada lagi obrolan panjang sampai menjelang pagi
Dan tak ada apapun lagi sama sekali
Lalu kusadari..
Lagi-lagi aku sampai pada akhir
sebelum memulai sama sekali