Pagi merekah rembang tengah hari
Kutinggal melamun sudah menjelang senja saja
Lalu kamu sibuk bercerita tentang lucunya anakmu
Dia mengeluh tentang lelahnya hamil
Yang lain sibuk meneriaki anaknya supaya tak berlari kesana kemari
Yang sedikit terlambat dengan muka berbinar mendatangiku
Menyelipkan undangan merah muda di tanganku
Dengan ceria memintaku menghadiri hari istimewanya
Aku tercenung sejenak
Kapankah hari istimewaku
Aku juga ingin keluarga bahagiaku
Kutahan cemburuku melihat keluarga keluarga muda di sekitarku
Lalu tercuri tatapanku
Seorang lelaki sebayaku mengendap dalam diam
Dengan wajah tak peduli memunguti botol dan gelas plastik
Sisa pesta ini bakal makan hari itu baginya
Mungkin bertahan hidup lebih menyita pikirnya dari pada mencari calon istri
Kutelan gundah dan iriku
Aku memang masih sendiri
Tapi hari hariku tak pernah cukup sulit sampai membuatku tak makan
Tak juga terlalu sepi
Karena selalu ada yg bisa kuajak bicara
Kenapa tak kunikmati saja sendiriku
Bukan tak mau berdua atau berlima
Hanya tak mau merana sambil menunggu hari istimewa itu tiba
10 Des 2015
Sebentar lg 31 Des 😑😑