Thursday, November 16, 2017

Selamat jalan Pa..

3 November 2017
Jika saja bisa, aku ingin waktu mundur ke masa lalu
dan tak usah sampai ke tanggal itu
Hari dimana Papa meninggalkan kami semua.. selamanya..
tiba- tiba.. tanpa sakit.. tanpa pesan..
Tak ingin sampai pada pagi saat aku menerima kabar bahwa Papa sudah pergi
Hari penuh tangis dan awan duka
Sehari sebelumnya masih sempat menelepon Papa
Telepon singkat yang kusesali
Karena tak sempat mengobrol panjang denganmu
Papa terdengar sangat sehat sehingga tak muncul sedikitpun khawatir
Lalu besoknya begitu saja aku kehilangan Papa
Sekarang sudah hampir 2 minggu berlalu
Tapi rasanya baru kemarin kabar buruk itu kuterima
Masih tak percaya
Masih tak terima, apalagi terbiasa
Begitu pun mama, seperti kehilangan setengah raganya
Tak ingin melakukan apapun, terisak di saat-saat teringat kenangan
Kami anak-anak mungkin bisa berpura-pura tegar
Menutupi sedih dengan segala kesibukan
Lalu menangis diam-diam di sela sepi
Cucu Papa pun tak bisa menahan rindu
Setiap saat melihat-lihat foto papa dan menceritakan tentang Papa
Mereka tak mengerti tapi merasakan kehilangan
Bahkan rasa rindu mereka bisa kurasakan dan makin menyesakkan
Tingkah polos mereka berkali-kali membangkitkan kenangan
Seolah dengan begitu seakan-akan Papa ada lagi di tengah-tengah kami
Sulit sekali membiasakan diri Pa..
Sulit sekali membayangkan keluarga ini tanpa Papa ke depannya
Seorang Papa yang membanggakan..
yang dikenal banyak orang karena kebaikan dan ketegasannya.
Bahkan banyak orang yang tak kukenal menangis pada hari kepergianmu
Seolah mereka semua pun kehilangan seorang Papa
Yang mengantarkan kepergianmu banyak sekali Pa
Yang tak rela Papa pergi pun bukan hanya kami
Gereja penuh isak tangis, aku bahkan sampai lelah menyalami para pelayat
Tapi aku berusaha percaya Pa, kalau ini adalah rencana yang terbaik bagi Papa
Tugas Papa di dunia sudah selesai
Kebaikan dan kebijaksanaan Papa akan tinggal di hati kami yang ditinggalkan
Selamat jalan Pa..
Semoga kami yang ditinggalkan terutama Mama bisa tetap kuat
Semoga bimbingan Tuhan semakin meneguhkan
Doakan kami dari sana Pa..
Semoga kami bisa melanjutkan kehidupan kami sebaik Papa menjalani hidup
Dan apapun harapan Papa yang belum terwujud, semoga bisa kami wujudkan segera
Sehingga Papa bisa tersenyum dari sana
Dan kami bisa membahagiakan Mama..
Salam rindu dari kami Pa 😔

Jakarta, 16 Nov 2017

Wednesday, October 18, 2017

Melewatkanmu

Hi kamu dan malam kelabu
Maaf sekali lagi menyia-nyiakan waktu bertemu
Entah kenapa waktu seperti tak setuju
Sudah kupersiapkan hatiku untuk hari ini
Lagi-lagi ada saja yang menghalangi
Bukan ku tak berusaha
Bukan pula ingin selalu menghindarimu
Hari-hari lalu hatiku tak bisa kutata
Tak nyaman bertemu.. belum..
Itu saja..
Kupikir hari ini aku siap bertatap lagi denganmu
Berencana mencuri waktu menyelidikimu di sendunya keramaian
Berharap masih ada sisa rasa
Di hatimu dan di hatiku
Bahkan hujan ini tak menyurutkan niatku
Tapi lagi-lagi aku melewatkanmu
Sementara kamu pun seperti telah lelah menungguku
Aku selalu ingin tahu
Apa suatu waktu rasa kita akan bertemu?

Rabu, 18 Okt 2017
Di tengah hujan dan macet

Tuesday, July 25, 2017

Our finishing story

Yesterday..
I know you'll be a groom
Maybe in a month, maybe in next two weeks
Surely i don't have to wait too long for that moment
I have released that feeling
Your party will never hurt me
It's just a neverending questions
What was happen with us
Well, i know i'll never get the answer
Seems like there's no more me in your life
You never read even a simple message from me anymore
It's okay..
Maybe my simple message could ruin your lovely life
Hi there, congratulations for your beautiful plan
Hope it will be a neverending happiness :)

*ada yg baru martumpol

Monday, April 10, 2017

Rahasia Rasa

Rasa memang penuh rahasia
Tak sampai sepekan lalu aku sangat merindunya
Gelisah karena tak menemukannya dengan kecanggihan teknologi yang ada
Tak berhasil menyerah sampai akhirnya aku mendapatkannya
Bukan, bukan berarti dia milikku sekarang
Yang berhasil kudapatkan hanya profilnya
Tertawa malu saat akhirnya tahu aku bahkan tak tahu ejaan namanya
Itu lah kenapa aku tak menemukannya hari-hari kemarin
Lalu bagaimana tentangnya?
Ternyata sama saja seperti yang lain
Dia sudah ada yang punya, baru saja sepertinya
Aku tak menangis ketika mengetahuinya
Tak perlu heran..
Aku kan tak pernah katakan mencintainya
Kemarin lusa, aku hanya merindunya
Kau pun tahu itu tak ada salahnya
Mungkin ini akhir dari semua nostalgia kita 😊

Kost Raos, Senin/ 10 April 2017
*akhirnya temenan di sosmed, wish him happy ever after 😊

Wednesday, April 5, 2017

Rindu balasan (dalam khayal)

Selamat malam kamu yang selalu membuatku meradang karena rindu
Semoga bahkan gabungan tulisanmu tak mewakili seluruh rindumu
Karena jika iya
Hanya segitukah rindu yang bisa kusebabkan?
Aku datang untuk mengadu rindu
Aku yakin rindu yang kupendam jauh lebih dalam
Hanya tak berhasil kurangkai dengan tulisan
Lebih sering kutahan dalam diam
Aku datang sekalian memohonkan maaf
Jika mesin pencari google pun tak bisa membantumu menemukanku
Kau tau aku bukan orang yang senang profilnya berserakan
Maka tak satu sosmed canggih itu kugunakan
Jangan kau remehkan rinduku karena itu
Aku mengejarmu ke kota sejuk ini
Bertahan belasan tahun menunggumu di sini
Kota yang kau angankan sebagai tempat membangun masa depan
Setidaknya begitulah dulu kau katakan
Hanya ingatan itu yang kupegang untuk menemukanmu
Mana kutahu jika ternyata kau malah nyaman di kota sebelah
Kota yang dulu mati2an kau benci karena penuh sesak dan tak aman
Pantas saja kau dan aku tak jua bersua
Terima kasih tulisan penuh rindu padaku
Akhirnya kau juga yang membuatku menemukanmu
Rindu itu yang akhirnya menyeberangi kota membawa jejakmu
Maka jangan hapus rindu itu
Mungkin hanya itu jalan kita bertemu

R** atau R** sebagaimana kau mau mengingatku

Scene:
M menulis ttg R dlm buku kumpulan puisi, kumpulan puisi yg menjadi terkenal dan akhirnya terbaca oleh R. Sehingga mendorong R menulis puisi balasan, begitulah mereka akhirnya bertemu.
-And They live happily ever after-

*jangantertawa
*namanyajugakhayalan ✌😌
*tetibaproduktif
*yaaa yaaaa, still a far away brother 😬😬

Tuesday, April 4, 2017

Cinta & keajaiban

Pernahkah kau punya cinta di masa kanak-kanakmu?
Pernahkah dia muncul lagi dan memenuhi benakmu?
Aku punya dan sedang merasakannya.. lagi..
Terpicu hanya dengan sisa kenangan belasan sampai puluhan tahun lalu
Tiba-tiba rasa itu muncul lagi dari ketiadaan
Aneh karena itu bukan rasa yang dulu benar-benar kupertimbangan
Bukan jenis yang membuatku menangis ketika kehilangan
Aku bahkan sudah berbelas tahun tidak merindunya
Memikirkannya saja pun tak sempat
Lalu entah momen mana yang memulainya
Hatiku mulai sibuk membongkar kenangan
Lalu mencoba memanfaatkan teknologi mencari bayangnya
Setengah putus asa berhenti karena pencarianku nihil
Kemudian lari berharap pada keajaiban
Membayangkan bertemu dengannya di persimpangan jalan
Atau di acara-acara komunitas yang kuikuti
Kau boleh menertawakanku pengkhayal
Tapi aku bukan sekali dua menemukan keajaiban dalam hidupku
Coba kuingat beberapa..
Aku pernah dapat nilai sempurna ketika kukira aku hanya akan dapat angka dua di kertas ulanganku
Bukan, aku bukan sedang merendah
Jawabanku memang lebih banyak salahnya
Aku bahkan melongo ketika menerima kembali kertasku
Sepertinya Bu Guru sedang banyak masalah ketika memeriksa
Waktu yang lain keajaiban menemuiku di kantor
Sedang bergegas memasuki salah satu gedung tinggi yang memadati ibukota
Keluar lift tepat di pintu masuk kantor aku ternganga
Di dalam ruang rapat ada pria tinggi, kurus, dan kucel
Hahaha.. aku bukan sedang menghinanya
Dia bahkan sedang mewawancarai bos besarku saat itu
Tercekat dengan mata membesar saat aku sengaja lewat dengan lirikan dan senyum tertahan
Dia lelaki yang membuatku kehilangan gelar "outstanding student" di tempat kursusku dulu
Dulu sekali, di kota kecil tempat kelahiranku
Dan dulu persaingan itu berakhir dengan tatap2an remaja tanpa kata
Singkat kata dia salah satu lelaki yang pernah kusukai dulu
Apalagi yang menerbangkannya ke kantorku kalau tidak keajaiban :D
Maka aku pun akan berharap waktu dan keajaiban bekerja sama
Mempertemukanku dengan cinta masa kanak-kanakku
Aku tak akan semaput jika tiba-tiba bertemu dengannya saat makan siang
Juga tak akan pingsan jika dia melewatiku pada salah satu lintasan lomba lariku
Sudah kubilang keajaiban bukan hal mustahil dalam hidupku
Jadi jangan menertawakan khayalku
Boleh jadi besok hari aku benar-benar akan bertemu dengannya
Lalu bercerita kalau aku tiba-tiba merindukannya..

5 April 2017 @kapanlagioffice
*still remember that he is my far away brother 😬😬

Monday, April 3, 2017

Cinta pertama

Bukan karena mengingatmu
Bukan juga sengaja merindu
Hanya melintas masa kanak-kanak dulu
Yang pastinya memuat wajahmu
Terlalu banyak kamu maksudku
Baru terpikir memanfaatkan canggihnya sosmed masa kini
Mungkinkah menelusuri ceritamu?
Kucari dengan segala macam nama dan panggilanmu yang kutahu
Tentu saja aku tahu nama lengkap dan panggilanmu
Kita berteman sejak..
TK? SD? Atau mungkin sejak balita?
Entahlah.. sudah terlalu lama dan aku tak ingat..
Tapi aku ingat semua cerita kita
Bukan berarti benar2 ada cerita antara kita
Hanya curi2 pandang antara anak kecil pemalu
Usaha cari perhatian yang seringkali tertangkap basah
Sampai kita remaja dan tahu kita masih saudara
Jauh sekali, tapi kau juga paham aturan permargaan ini
Sekali saudara maka tak ada kisah yang boleh istimewa
Tapi siapa yang bisa menghalang rasa?
Saat akhirnya aku satu sekolah denganmu
Mati2an kurapikan catatanku
Supaya kau tak kesulitan membacanya
Hahahah, bahkan kejadian meminjam buku itu pun terasa istimewa
Saat tak ada keluargamu,
kau memanggilku dengan nama panggilan konyol
Hanya untuk menjailiku
Aku tak pernah suka nama panggilan itu
Tapi kau pun tahu aku tak pernah benar2 marah padamu
Lalu ketika ada keluargamu
Kau berubah jadi lelaki pendiam yang tak peduli padaku
Aku tahu dan tak pernah berharap padamu
Hanya menikmati waktu kita
Sampai akhirnya keluargamu membawamu
Meninggalkan kota kelahiranku
Kota yang penuh dengan cerita rahasia kita

Malam ini setelah bolak balik berseliweran di dunia maya
tak kutemukan cerita apapun tentangmu
Tidak dengan namamu, tidak juga dengan nama kakakmu
Setengah putus asa kucari dengan nama adikmu
Kau tahu, aku tumbuh jadi orang yang tak gampang menyerah
Sudah kuduga nama adikmu sedikit pasaran
Tapi nama teratas dari sekian panjang daftar nama yang muncul cukup meyakinkan
Lokasinya persis tujuan pindahmu dulu
Penuh harap kubuka profilnya
Dia memajang fotonya dengan sang abang
Kau tersenyum kalem di sebelahnya
Hanya satu fotomu di profilnya
Satu foto yang tanpa sadar kupandangi sangat lama
Cukup untuk membuat semua kenangan tentangmu melintas
Membuatku sadar aku rindu cinta pertamaku :b

Kamar Kost Setiabudi, Senin 3 Apr 2017
Note: first love will always be special, especially when it seems like he doesn't married yet 😋😋
No worry, i remember he is my far away brother 😬😬

Thursday, March 2, 2017

Cinta versi kita

Sekali lagi hening melagukan tentangmu
Tak terhenti kembali ke waktu itu
Waktu kita tau ada saat pasti bertemu
Ku tau pasti ada kamu
Dan kamu berpura-pura tak melihatku
Namun bagai tak sengaja tak pernah menjauh kau dan aku
Seolah ada batas jarak yang tak mau kita lampaui
Mungkin takut kehilangan sinyalmu hahaha
Kau tak menyapaku
Aku pun tak merasa perlu
Entah kenapa keberadaan saja cukup
Sesekali lirikan mencurangi kepura-puraan kita
Jika kau duluan, maka aku merasa menang
Lalu ketika habis waktunya
Hanya berbagi lirikan lalu menghilang
Begitulah cara kita berpamitan
Lalu kembali menantikan saat temu berikutnya
Sayang tak selamanya waktu-waktu itu
Sekedar keberadaan dan lirikan tak lagi cukup
Mungkin itu bukan cinta
Mungkin itu bukan apa-apa
..
Tapi kenapa terasa bagai penyangkalan?
Mungkin saja itu cinta
Mungkin itu cinta versi kita ;)

Kamis, 2 Mar 2017