Namanya layaknya harapan sang orang tua
Baik adanya, sebaik doa terhadap pemiliknya
Parasnya tak kurang rupawan
Pun kecerdasan diberikan yang sangat baik untuknya
Sekali kedip kau melihatnya
Terpukaulah jika kau perempuan
Iri yang muncul jika kau lelaki
Mungkin banyak gadis patah hati padanya
Karena ternyata tak seperti pangeran pada umumnya
Bukan tuan putri yang didambanya
Tak kena kecantikan wanita padanya
Begitu mengenalnya..
"Ah sayang sekali" itu yang terucap seringkali
Kenapa dia begitu?
Sejak lahirkah?
Atau trauma tertentukah penyebabnya?
Aku pun tak mengerti
Yang pasti dia tak gentar menghadapi hidup
Entah ekspektasi apa yang dipendamnya terhadap dunia ini
Mungkin jika satu waktu kau lihat dia di anak tangga, bersedekap sendiri memandangi malam
Kau bisa tanyakan sendiri padanya
Random poem
Happy Sunday..
Jan 20th, 2019