Malam kembalikan ragu
menapaki dimensi penuh tanda cinta
hanya sebatas tanda
Mencoba mengabaikan adalah sia- sia
Berbantahan dengan hati itu percuma
Irama hidupku diam tanpa musikmu
Jemari pun enggan menari tanpa denting nadamu
Dalam diam terserap waktu
Lagi- lagi kubiarkan berlalu
Tak jua nyata lakumu
Raga bicara jemu menunggu
Raga takkan bertahan
Tanpa nyata melodi cinta
Dan seandainya raga mati
Untuk apa cinta ada?
Jakarta, 3 Agustus 2012
Tulisan ini bisa jadi muncul dalam ruang pikir dan rasaku saat sedang di pinggir jalan,di depan komputer,di toilet,dalam angkutan umum dan beragam situasi lainnya. Sebelum hilang ditelan bisingnya jalanan,aku segera membuka memo dalam ponsel,dan menyalin kata2 itu.Mungkin tidak seromantis harapanku atau harapanmu.Aku bukan sang perangkai kata.Hanya menuangkan apa yang muncul di hati dan pikiranku saja.Maybe bunches of ridiculous words from ridiculous moments,maybe tears turn into words :)
Thursday, June 20, 2013
Angan yang berlalu
Rasa yang mungkin merona di wajahmu
terbias walau tanpa iringan kata
ragu, kuberikan jawabku
Sebersit sentuh tak bermakna kucoba abaikan
belajar dari gerak gagu mu
tak bisa lain hanya kelu
Angkuhmu wujudkan kecewaku
Satukah jika hanya dalam mimpi kau berlari?
Sudahi saja merasa tanpa lelaku
Lagi-lagi musnahkan harapan
biarkan angan tinggal kenangan
Daripada menanti bayangan
Jakarta Pusat, dengan rasa kesal hingga lupa menuliskan tanggal :D
terbias walau tanpa iringan kata
ragu, kuberikan jawabku
Sebersit sentuh tak bermakna kucoba abaikan
belajar dari gerak gagu mu
tak bisa lain hanya kelu
Angkuhmu wujudkan kecewaku
Satukah jika hanya dalam mimpi kau berlari?
Sudahi saja merasa tanpa lelaku
Lagi-lagi musnahkan harapan
biarkan angan tinggal kenangan
Daripada menanti bayangan
Jakarta Pusat, dengan rasa kesal hingga lupa menuliskan tanggal :D
Semu
Masih banyak kisah belum tersalin
Banyak rasa belum terpapar
Khawatir benang ingatan tak cukup panjang tuk menguntainya
Menipis ingatku tergores waktu
Masih bergulat dengan sendu
Masih kelabu manipulasi pandangku
tak mungkin kukelabui waktu
Biar ku puas saja dengan cerita semu
di salah satu sudut Kota Jakarta, 24 Mei 2012
Banyak rasa belum terpapar
Khawatir benang ingatan tak cukup panjang tuk menguntainya
Menipis ingatku tergores waktu
Masih bergulat dengan sendu
Masih kelabu manipulasi pandangku
tak mungkin kukelabui waktu
Biar ku puas saja dengan cerita semu
di salah satu sudut Kota Jakarta, 24 Mei 2012
Subscribe to:
Comments (Atom)